Dunia Wisata dan Kuliner

Dukungan Mengalir Untuk Pajak Lahan Nganggur

Written on February 1, 2017   By   in Berita

Beberapa pengamat industri property menyongsong baik gagasan Pemerintah kenakan pajak progresif untuk tempat yang dilewatkan menganggur.

Terlebih dulu, Pemerintah lewat Menteri Agraria serta Tata Ruangan (ATR), Sofyan Djalil, mengungkap kalau Pemerintah tengah mengulas ketentuan tentang inginaan pajak atas tempat yang dilewatkan menganggur.

Ekonom BCA David Sumual mensupport gagasan pemerintah mengaplikasikan pajak progresif pada tanah nganggur. Tetapi, mesti diperjelas tentang detil ketentuannya.

“Saya sih sepakat (inginaan pajak tanah nganggur). Namun bukanlah untuk semuanya permukiman tanah. Namun tanah yang ditujukan untuk infrastruktur saja, ” katanya pada Okezone.

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Pengamat Pajak, Darussalam AK. Menurut dia, gagasan inginaan pajak ini sebagai pengontrol harga tanah. Pasalnya, harga tanah sampai kini tak masuk akal terutama untuk infrastruktur.

“Harus dipajaki dengan cara progresif untuk membatasi spekulan. Diluar negeri di kenal dengan nama land value tax. Jadi saya sepakat untuk pajak progresif ini, ” katanya.

Terlebih dulu, Sofyan mengungkap kalau gagasan inginaan pajak progresif ini di buat untuk menangani beberapa spekulan tanah. Di dalam keperluan bakal tempat untuk penuhi keperluan tempat tinggal, harga tanah malah melonjak.

“Misalnya, ada proyek Patimban. Orang beli tanah beberapa macam. Kan kita ketahui harga tanah saat ini berapakah, umpamanya Rp10. 000 per mtr.. Kelak bila di jual umpamanya harga Rp100. 000, yang Rp90. 000 itu diprogresifkan pajaknya agar orang tak berspekulasi tanah, ” tuturnya.

“Intinya, janganlah orang beli tanah argumen land bank dan sebagainya cuma untuk didiamkan saja, menginginkan harga naik. Namun bila umpamanya itu sisi dari eksekusi program, lokasi industri mesti luas, lokasi perumahan mesti luas, kita tahu, ” ia menandaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *