Dunia Wisata dan Kuliner

Tips dalam membeli properti

Written on August 31, 2016   By   in Home & Family

kali ini saya ingin berbagi tips sederhana dalam membeli properti. Bagi Anda yang sudah biasa melakukan jual-beli properti mungkin tidak akan bingung tapi juga tidak ada salahnya membaca tips sederhana yang saya posting berdasarkan pengalaman pribadi dalam membantu klien saya melakukan jual-beli properti. So… berikut ini adalah tipsnya…

purwokerto2

Financial plan

Financial plan (dana) adalah sangat penting sehingga saya urutkan ke dalam urutan pertama. Yah mau tidak mau Anda dalam membeli properti harus mempertimbangkan dompet/isi rekening Anda. Mana mungkin dana Anda 300 juta Anda menginginkan properti di Real Estate yang minim harga propertinya 1 milyar. Ketika saya mempunyai klien biasanya yang saya tanyakan adalah spending plan terlebih dahulu, dari sini saya sudah dapat menganalisa klien saya apakah sudah siap dalam membeli properti atau masih ragu-ragu.

Lokasi

Lokasi terkait dengan spending plan dan Anda play on words harus mengetahui lingkungan yang Anda tuju. Apakah lingkungan tersebut sesuai dengan pribadi Anda atau tidak, ini juga harus mendapat perhatian. Bagi Anda yang membutuhkan privasi khusus akan mencari tipe lingkungan yang sangat menjaga privasi penghuninya tp berbeda dengan Anda yang senang beradaptasi dengan lingkungan Anda akan mencari lingkungan yang sebaliknya.

Tunai/Kredit

Compositions pembelian properti apakah akan dibeli dengan pembeliaan tunai atau kredit ini juga sering menjadi perhatian semua kalangan dengan alasan yang beraneka ragam. Bagi yang akan melakukan pembelian saya sarankan lakukan transaksi di kantor Bank terdekat (tidak disarankan membawa uang tunai) baik dalam memberikan tanda jadi dan sisanya, minta juga bantuan dari agen properti terpercaya, dengan cara cari referensi dari situs jual beli rumah yang bisa ditemukan melalui internet. Bagi yang ingin menggunakan fasilitas KPR rajin-rajin lah mencari informasi KPR dari tiap-tiap bank yang menawarkan KPR karena kebijakan KPR setiap bank berbeda, sesuaikan dengan kemampuan Anda dan properti yang Anda akan beli. Jika Anda membeli unit properti yang sudah ada bangunan akan lebih mudah untuk expositions KPR nya tetapi jika Anda ingin membeli unit properti yang belum ada bangunan diatasnya Anda harus mencari bank yang mau memberikan fasilitas tersebut karena setau saya tidak semua bank mau memberikan fasilitas KPR untuk unit properti yang belum ada bangunannya.

Tanda jadi and DP

Jika ketiga tips diatas Anda sudah menentukannya dengan fix dan Anda mendapatkan properti impian Anda. Langkah berikutnya pada umumnya Anda akan diminta keseriusannya dengan sebuah “Tanda Jadi” dengan ostensible tertentu. Ketika harga dan tanda jadi sudah disepakati, sebelum Anda mentransfer tanda jadi tersebut pastikan Anda sudah melakukan cek surat-surat properti tersebut. Untuk lebih amannya Anda minta bantuan notaris untuk melakukan pengecekannya. Jika pemilik properti belum dapat menunjukkan berkas surat-surat asli saya sarankan Anda tidak memberikan tanda jadi apalagi melakukan pembayaran tunai. Jika Anda nekad melakukan hal tersebut… . HARAP-HARAP CEMAS dan SAYA SARANKAN BANYAK BERDOA. Dan jika tidak ada masalah pada surat-surat asli properti serta sudah dilakukan pengecekan, langkah selanjutnya adalah melakukan compositions Akad Jual Beli di Notaris. Pada umumnya di setiap transaksi masing-masing penjual dan pembeli dikenai pajak sebesar 5% yang harus dibayarkan kepada negara. Untuk biaya notaris dapat dimusyawarahkan akan ditanggung bersama atau oleh salah satu pihak (penjual/pembeli) dan biaya balik nama adalah tanggung jawab pembeli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *