Dunia Wisata dan Kuliner

Waspadai Gejala Penyakit Menular Seksual

Written on September 6, 2016   By   in Kesehatan

Penyakit Menular Seksual

Penyakit menular seksual adalah penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dengan pasangan yang terinfeksi. Hubungan seksual semua jenis termasuk seks oral serta anogenital seks. Penyakit ini juga bisa dan seringkali ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita dari kulit ke kulit, misalnya kudis, kutu kemaluan, kutil, dll Beberapa Penyakit Menular Seksual juga ditularkan melalui cara lain misalnya, ibu ke anak, intravena melalui terkontaminasi jarum-sharing (HIV , sifilis, hepatitis B) dan kasus yang sangat jarang terjadi adalah melalui transfusi produk darah maupun transplantasi organ / cangkok.

penyakit menular seksual

Epidemiologi Penyakit Menular Seksual

Pada akhir tahun 2012, DINKES RI merilis 5 besar Penyakit Menular Seksual yang paling banyak penderitanya di Indonesia yaitu

  1. Chlamydia
  2. Sipilis
  3. Gonorea
  4. Kutil kelamin
  5. Herpes genital

Temuan ini hanya mewakili kasus-kasus infeksi yang dilapotkan, fenomena ini hanyalah seperti puncak gunung es, karena banyak pasien mencari pengobatan di klinik swasta dan tidak selalu melaporkan diri.

Gejala Penyakit Menular Seksual

Gejala penyakit menular seksual pada wanita maupun pria sangat bervariasi, tetapi secara umum dapat meliputi:

  • keluar cairan tidak normal pada area genital (vagina pada wanita, uretra pada laki-laki)
  • Disuria (nyeri ketika buang air)
  • Bisul maupun luka pada kelamin
  • kelenjar getah bening bengkak pada seputar selangkangan
  • lecet pada kelamin / ruam / kutil
  • Demam, ruam, kelenjar getah bening bengkak dan nyeri sendi (misalnya. Sifilis sekunder, disebarluaskan gonore)
  • nyeri panggul pada wanita (penyakit radang panggul)
  • pembengkakan pada testis  / peradangan prostat (Orchitis / prostatitis pada pria)

Masa inkubasi yang merupakan waktu antara infeksi dan gejala pertama dapat bervariasi dari 2 hari sampai beberapa minggu, tergantung pada jenis infeksi. Tidak setiap penyakit menular seksual didiagnosis dengan tes darah. Biasanya, PMS seperti HIV, hepatitis B dan sifilis bisa didiagnosis dengan mudah melalui tes darah. Tetapi penyakit yang menyerang dengan gejala nyeri genital atau debit bisa didiagnosis dengan budaya debit, mengambil swab endoserviks (perempuan) atau uretra swab (laki-laki).Beberapa tes darah untuk antibodi dapat memberitahu Anda jika Anda telah terinfeksi sebelumnya, tetapi tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi yang sudah kronis dan akut.

Seperti dikuti dari http://jualobatsipilis.com bahwa pencegahan yang paling efektif untuk PMS tertentu misalnya Hepatitis B dapat secara efektif dicegah dengan imunisasi, HPV (Human Papilloma Virus) dengan vaksinasi HPV. Untuk PMS lainnya, satu-satunya pencegahan mutlak adalah pantangan berhubungan seks dengan cara berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman. Penggunaan kondom memberi perlindungan hampir 100% asalkan digunakan dengan benar.

Pengobatan  Penyakit Menular Seksual

PMS diperlakukan sesuai dengan jenis infeksi, misalnya:

  1. Sifilis biasanya diobati dengan suntikan penisilin
  2. Gonore biasanya diobati dengan suntikan intramuskular dan kadang-kadang pil
  3. herpes genital diobati dengan obat anti-virus misalnya. Valtrex
  4. kutil kelamin dapat diobati dengan krim, operasi, elektrokauter, nitrogen cair atau laser
  5. Chlamydia biasanya diobati dengan baik Azitromisin atau Doxycycline
  6. Dalam pengobatan PMS, screening dan pengobatan pasangan sangat penting. Kadang-kadang, kita harus melakukan tes obat sebelum mereka dapat melanjutkan kegiatan seksual yang normal.

Beberapa mitos kekeliruan terkait dengan Penyakit Menular Seksual :

  1. PMS dapat ditularkan oleh kursi toilet, berbagi makanan dan jabat tangan.
    Fakta: PMS hanya dapat ditularkan melalui kontak seksual
  2. PMS dapat warisan dari orang tua Anda dan dapat mempengaruhi semua generasi mendatang.
    Fakta: PMS tidak genetik diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, ibu yang terinfeksi yang tidak diobati dapat menginfeksi newborne nya melalui plasenta rute atau selama kelahiran / persalinan
  3. Orang-orang hanya bisa mendapatkan satu PMS pada suatu waktu.
    Fakta: Sejak PMS ditularkan melalui rute yang sama, tidak jarang untuk mendapatkan lebih dari satu STD pada suatu waktu
  4. PMS setelah diberitahu akan melemparkan tanda hitam pada Anda.
    Fakta: PMS akan diberitahu hanya untuk alasan statistik, kadang-kadang, itu adalah untuk Melacak kontak terutama ketika melibatkan pekerja seks komersial. Hal ini untuk mencegah penularan lebih lanjut untuk klien lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *