Dunia Wisata dan Kuliner

Wisata Kuliner di Sumatera Barat

Written on January 30, 2017   By   in Wisata

kuliner minang

Sempatkah anda ajukan pertanyaan dalam hidupmu ” Apa maksud kita semuanya dilahirkan ke dunia? ” menurut gue, manusia hidup didunia miliki banyak maksud yang mana salah nya ialah untuk ” Memanjakaan Lidah “.

Banyak langkah untuk memanjakan lidah, makan bermacam type makanan satu diantaranya. Beruntungnya gue lahir di Indonesia lantaran negara kepulauan ini tidak cuma miliki beragam macam kebudayaan, bhs, keindahan alam, type flora serta fauna, namun juga surganya wisata kuliner. Nah, Sumatera Barat yaitu satu diantara destinasi wisata indra pengecap yang popular.

Sepanjang 3 hari gue di ajak berjalan-jalan sama Sunco si minyak goreng yang baik untuk rasakan beragam kelezatan makanan khas Sumatera Barat dalam #SunCoTripMinang. Lihat dari itinerary yang gue terima, gue cukup kaget sih lantaran dari pagi hingga malamn jadwalnya makaaaaaaaaaaaaan selalu, tak ada bobo siang, tak ada berjemur di pantai, pokoknya FULL PERBAIKAN GIZI!

HARI 1

Jam 10 : 00 pagi, gue serta rekan-rekan blogger lain telah hingga di Bandara Internasional Minangkabau serta segera menuju kota Padang Panjang memakai bus wisata sembari dengarkan tips wisata kuliner dari Oom Arie yang bikin gue terkagum-kagum lantaran si Oom satu ini pengetahuan mengenai dunia makanannya luaaaaaaaaaaaasssss banget, salute!

Rakik Maco, camilan khas Minang yang temani perjalanan.
Lamang Baluo ini seperti lemper namun ada parutan kelapa dengan gula di atasnya.
Sala Lauak terbuat dari terigu, kunyit, potongan sayur, ikan serta lain-lain
Dalam perjalanan menuju Kota Padang Panjang Oom Arie menceritakan kalau di Sumatera Barat ini yang namanya Tempat tinggal Makan serta Restoran miliki arti yang tidak sama, di mana bedanya? Disini Tempat tinggal Makan bermakna tempat makan yang makanannya telah dihidangkan serta siap makan, sedang Restoran artinya makanan baru bakal dimasak/di buat sesudah dipesan, diluar itu ada pula yang namanya Bofet yang cuma menghidangkan makanan berencana (bukanlah makanan berat seperti nasi serta lauk pauknya) seperti sate, bakso, gado-gado, lamang, dll.

Air Terjun Lembah Anai yang bisa diketemukan di jalan akses menuju Kota Padang Panjang

Perhentian pertama yaitu Restoran Gumarang yang terdapat di Jl M Syafi’i, Pasar Padang Panjang yang miliki banyak one dish meal yang perlu dicicipi. Oiya, di sekitaran jalan ini banyak juga bofet serta gerobak yang menjual camilan lain seperti Jamur Crispy s/d Molen Mini.

Restoran Gumarang ini miliki menu khas yang populer banget yakni Pokat Ketan (ini kegemaran gue, ENAK BINGITS) yang sesuai sama namanya dari ketan, alpukat serta susu, lalu Sari Kayo Ketan serta Ampiang Dadiah yang memakai yogurt susu kerbau serta rasa asamnya jadi favorite di Padang Panjang (gue pribadi sihh kurang sukai dengan rasa-rasanya.. ).

Trio Ketan khas Padang Panjang
Teh Talua, yakni teh telur yang rasa-rasanya manis seperti teh tarik.
Situasi di sekitaran Jl M Syafi’i, Pasar Padang Panjang yang ramai bakal penjual camilan.
Sebelumnya resmi meninggalkan kota Padang Panjang untuk menuju kota Payakumbuh, Oom Arie dari Kelana Rasa mengajak buat kami untuk mencicipi sate yang paling enak se-Sumatera Barat, Sate Mak Sukur (SMS) namanya.

Tidak salah memanglah jadikan SMS sebagai pemuas naga-naga yang bersarang didalam perut gue, sate ini begitu tidak sama serta miliki cita rasa gurih yang susah untuk gue deskripsikan karena sangat nikmatnya. Wajarlah bila hingga bekas presiden SBY hingga jadikan sate racikan Mak Sukur ini jadi favoritnya.

Sate Darek Padang Panjang dengan bumbu kunyit SMS
Sesudah kenyang serta gue berhasil menggunakan 19 tusuk Sate Mak Sukur meluncurlah kami melanjutkan perjalanan menuju Payakumbuh yang bakal menggunakan saat sebagian jam.

Supaya badan tetaplah fresh serta tak mengantuk dalam perjalanan, Kiniko Cafe jadi pelabuhan sesaat jiwa yang menginginkan kehangatan. Disini gue mencicipi Kopi kawa daun, yakni daun kopi kering yang diseduh seperti teh. Minuman khas Minangkabau ini miliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti penyegar tubuh serta pereda flu. Terkecuali teh daun kopi ada pula teh daun murbei yang miliki manfaat menangani hipertensi, rematik, malaria, sakit tenggorokan, kencing manis, kaki gajah serta beragam type penyakit yang lain. Bila anda datang ke mari, anda dapat juga beli teh-teh itu untuk diseduh dirumah, asyik kan!

Teh daun kopi, rasa-rasanya enak tidak sepahit biji kopinya.

Panorama di Kiniko Cafe yang memberi syahdunya rasa saat menyeruput minuman.
Mendekati petang tibalah kami rombongan #SunCoTripMinang di kota Payakumbuh. Tidak miliki banyak saat untuk isi daya hape ataupun daya badan gue mesti selekasnya bersiap-siap untuk berkunjung ke Dapua Rondang Uni Emi yang populer dengan kedahsyatan rasa rendangnya.

Oom Arie dari Kelana Rasa tengah asyik merandang
Beras Rendang, iya tidak hanya daging yang dapat direndang.
Kue Kembang Goyang yang renyah serta lebih pas dimaksud Kerupuk Kembang Goyang
Di Dapua Rondang Uni Emi kami disuguhi banyak type makanan khas Minang yang nyatanya sangat banyak jenisnya serta sebagian baru kesempatan ini gue saksikan. Tidak cuma itu, gue serta rekan-rekan yang lain juga di ajarkan langkah merendang yang nyatanya sampai kini beberapa orang sudah salah kaprah mengenai rendang. Rendang tidaklah nama makanan tetapi rendang yaitu sistem mengaduk bahan paling utama dengan bumbu, santan kelapa sepanjang sebagian jam sampai kering. Tidak cuma daging sapi saja yang dapat direndang, daging ayam, telur serta yang lain dapat juga direndang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *